Sabtu, 20 April 2019

TUGAS 1 PENGANGGARAN


Mt Kuliah      : Penganggaran
Dosen          : Dr. Murtiadi Awaluddin, S.E.,M.Si
Tugas Tutorial 1

NAMA      : HERFANDO MAULANA ALHAFIZH
NIM       : 030661532

1. Jelaskan  pengertian bisnis, pasar dan perusahaan (Skor 15)
JAWAB :
Bisnis merupakan seluruh kegiatan yang terkoordinasi antara orang – orang yang berkecimpung dalam perniagaan (produsen, pedagang, konsumen, dan industri) dalam upaya meningkatkan kepuasan dan ekspektasi pelanggan serta mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini kegiatan bisnis terdiri dari rangkaian proses yang melibatkan pihak – pihak eksternal.
Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli baik langsung maupun tidak langsung untuk melakukan transaksi jual beli barang maupun jasa.
Perusahaan adalah organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lainnya/tempat terjadinya produksi, distribuso, dan tempat berkumpulnya seluruh faktor produksi. Kegiatan produksi dan distribusi dilakukan dengan menggabungkan berbagai faktor produksi, yaitu manusia, alam dan modal.

2. Jelaskan  bentuk perubahan yang menyebabkan terjadinya kondisi persaingan berubah (skor 10)
JAWAB :
Terdapat dua kondisi yang berdammpak pada kondisi persaingan antar perusahaan dalam industri yang sama. Kondisi internal meliputi politik, sosial, budaya, teknologi, hukum, dan lingkungan. Berbeda dengan kondisi internal perusahaan, kondisi internal dapat dikendalikan oleh pihak manajemen. Ketidaksanggupan perusahaan dalam bereaksi terhadap kondisi eksternal tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan perusahaan bertahan pada bisnis tersebut. Konsumen yang semakin cerdas dalam memilih produk yang dibutuhkan semakin menghatuskan perusahaan untuk dapat bereaksi atas perubahan kondisi persaingan dan faktor eksternal lainnya.
Bagi perusahaan, aspek hukum dan aturan yang mengatur merupakan sesuatu yang penting. Perubahan aturan memerlukan perubahan cara pengelolaan perusahaan. Munculnya kebijakan pemerintah dapat berarti kesempatan untuk melakukan pengembangan perusahaan dan bisnis, namun bisa berarti sebaliknya.
Perkembangan informasi dan teknologi menyebabkan kondisi persaingan pun berubah. Setiap informasi yang relevan dalam menanggapi persaingan harus direspon. Pelaku konsumen yang lebih selektif dan didukung oleh berbagai informasi mengenai sebuah produk yang dapat dengan mudah diperoleh harus diikuti oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat dengan mudah menyesuaikan dengan perubahan perubahan yang terjadi di masyarakat. Setiap perubahan yang terjadi didalam perusahaan pun harus dapat direaksi.

3. Uraikan tentang tipe bisnis dan macam kegiatan yang dapat dilakukan oleh perusahaan.  (Skor 10)
JAWAB :
TIPE BISNIS :
a. Bisnis Ekstraktif : jenis bisnis yang bergerak dalam kegiatan pertambangan atau menggali bahan tambang
b. Bisnis Agraris : bisnis yang bergerak pada sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan
c. Bisnis Manufaktur/industri : bisnis yang mengolah bahan baku menjadi produk jadi(selesai) dengan bantuan tenaga manusia dan mesin – mesin peralatan. Bahan baku yang digunanakan dapat menggunakan bahan baku yang dihasilkannya sendiri dan sebagian lain tidak menghasilkan bahan baku yang diolahnya, melaiinkan memperoleh dari pemasok atau bisnis lain
d. Bisnis Jasa : bisnis yang bergerak dalam penyediaan jasa, produknya tidak berwujud (intangible).
MACAM KEGIATAN YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN :
a. Kegiatan rutin : merupakan kegiatan operasional perusahaan yang selalu dilaksanakan dalam jangka panjang (tidak dapat dipastikan akan sama dengan umur sebuah perusahaan)
b. Kegiatan tidak rutin/proyek : kegiatan yang dilaksanakan dalam waktu tertentu, hanya berlangsung secara sementara dalam kurun waktu tertentu dan konsumsi sumber daya tertentu pula dalam mencapai tujuannya
c. Program : terdiri dari beberapa kegiatan  rutin untuk mencapai tujuan tertentu atau pengelompokan produk – produk tertentu yang merupakan satu keluarga produk.

4. Kemukakan alasan perlunya perencanaan bisnis (Skor 10)
JAWAB :
a. Sebagai alat pengawasan dan pengendalian : rencana bisnis yang tersususn dengan baik akan memudahkan paara karyawan untuk menentukan penilaian atas kemungkinan penyimpangan pekerjaan yang dilakukan dari yang direncanakan. Perencanaan bisnis memudahkan manajemen untuk menentukan prioritas pekerjaan
b. Sebagai alat dalam mencari pembiayaan dari lembaga pemberi pinjaman : dengan perencanaan bisnis memudahkan perusahaan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak karena dalam perencanaan bisnis terdapat aspek keuangan dan pemasaran sehingga perencanaan yang menarik dan menguntungkan akan lebih berpeluang untuk mendapatkan pinjaman dari pihak bank dan menjamin keberlangsungan pelaksanaan bisnis
c. Sebagai dasar pemilihan rekanan : pemilihan rekanan yang tepat penting dalam pengembangan bisnis, sehingga harus sesuai denmgan rencana yang telah dikembangkan
d. Meningkatkan kemungkinan mendapatkan kontrak pekerjaan : perencanaan bisnis yang menarik dan menguntungkan akan menarik perusahaan besar untuk menyetujui kontrak pekerjaan.
e. Memudahkan mencari sumber daya manusia berpengalaman : perencanaan bisnis yang baik dapat mengundang orang – orang potensial untuk bergabung dengan perusahaan. Tidak menutup kemungkinan, perusahaan akan membutuhkan orang yang tepat untuk menduduki posisi kunci dalam perusahaan untuk mencapai tujuannya.
f. Media untuk meningkatkan motivasi dan fokus kerja manajemen : perencanaan bisnis akan mengarahkan perhatian manajer untuk berfokus pada tujuan dari berbagai pihak internal, perencanaan bisnis akan meningkatkan konsentrasi pimpinan dalam hal yang spesifik (tujuan Perusahaan)

5. Kemukakan hal-hal yang diperlukan dan dipertimbangkan dalam melakukan perencanaan bisnis. (Skor 10)
JAWAB :
a. Identifikasi dan analisis terhadap kesempatan dan peluang bisnis yang ada atau menciptakan peluang baru
b. Kesempatan yang tersedia dan peluang yang terbuka akan membawa kepada beragam kemungkinan alternatif rencana bisnis yang berbeda. Sehingga, berakibat pada perubahan bisnis untama yang ada pada saat ini dijalankan
c. Dapat memberikan gambaran faktor yang dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan perencanaan bisnis

6. Jelasan tentang penggunaan analisis SWOT, trendwatching, envisioning dalam membantu merumuskan strategi;(skor 20)
JAWAB :
A. Trandwatching : adalah kegiatan pengamatan terhadap tren perubahan kondisi makro dari persaingan industri untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang tidak bisa dihindari oleh perusahaan. Dari hasil pengamatan terhadap tren peruabahan kondisi makro yang dianalisa terhadap tren perubahan yang terjadi dimasyarakat atau konsumen dan persaingan, perusahaan melakukan identifikasi hasil analisis untuk menentukan peluang yang akan diambil dan ancaman yang berpotensi terjadi. Atas dasar identifikasi terhadap tren perubahan lingkungan makro, industri, dan persaingan, maka perusahaan sudah dapat mulai untuk menentukan visi, misi, tujuan, keyakinan dasar dan nilai dasar perusahaan.
B. Analisis SWOT : yaitu mengkaji keterkaitan antara kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats). Analisis swot membagi pengkajian menjadi dua faktor yaitu internal (S dan W) dan faktor eksternal (O dan T)perusahaan. Analisis eksternal untuk mempertimbangkan peluang dan ancaman yang akan dihadapi perusahaan (dalam jangka pendek meupun jangka panjang). Analisis internal digunakan untuk mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan untuk dapat mencapai tujuan. Analisis SWOT ini biasanya digunakan untuk menyusun strategi perusahaan maupun program – program turunan yang akan dilaksanakan oleh setiap unit.
C. Envisioning :  proses yang dilakukan dengan menggunakan dasar dari analisis SWOT yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam pelaksanaan envisioning, visi, misi, tujuan, dan keyakinan dasar dan nilai – nilai perusahaan dikonfirmasi dan didefinisikan kembali (ditegaskan kembali) sehingga nantinya akan sesuai dengan hasil analisis swot agar dapat digunakan untuk memasuki lingkungan bisnis. Proses pendefinisian ulang dari hasil analisis swot dapat digunakan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi hasil trendwatching.

7. Tuliskan faktor eksternal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan tujuan dan strategi;  (skor 10)
JAWAB :
A. LINGKUNGAN MAKRO
a. Kondisi ekonomi : melemahnya mata uang, sumber pendanaan
b. Aspek sosial : tradisi, norma, tren sosial, psikologi pelanggan, dan ekspektasi masyarakat
c. Perkembangan teknologi : jaringan, perangkat lunak dan keras (contohnya smartphone)
d. Aspek politik dan hukum : terbitnya peraturan pemerintah yang dapat menjadi keuntungan dan kerugian bagi perusahaan
B. LINGKUNGAN INDUSTRI
a. Persaingan
b. Perilaku dan selera konsumen
c. Pemasok
d. Barang substitusi
e. Pesaing

8. Jelaskan perbedaan dan keterkaitan antara perumusan strategi dan perencanaan strategik; (skor 15)
JAWAB :
Perbedaannya : perumusan strategi adalah menetapkan rencana – rencana strategi yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan sedangkan perencanaan strategik adalah proses bagaimana menerapkan strategi untuk dilakukan di masing – masing unit
keterkaitannya : Perencanaan strategik adalah kegiatan yang pertama kali dilakukan setelah perusahaan merumuskan strategi (hasil perencanaan strategi) tersusun.

Minggu, 14 April 2019

PENGANGGARAN

KEUNGGULAN DARI TQM, Benchmarking dan Reenginering

Kelebihan yang dimiliki oleh TQM diantaranya yaitu : Memenuhi kepuasan pelanggan, pengurangan biaya, meningkatkan produktivitas, meningkatkan pertumbuhan pangsa pasar,efisiensi waktu, meningkatkan keterampilan manajerial dan operasional secara efektif dan efisien, serta untuk pemberdayaan karyawan.

Kelebihan Benchmarking

memperbaiki proses kritis yang ada dalam bisnis,
memantapkan tujuan yang berorientasi pada pelanggan,
menumbuhkan antusias staf dengan melihat yang terbaik,
mengidentifikasi peluang-peluang baru yang terkadang muncul setelah  membandingkan,
menjadi lebih berdaya saing,
memperpendek siklus perbaikan proses bisnis dengan percepatan pembelajaran

Kelebihan Reengineering

Meningkatkan produktivitas perusahaan, 

- Menciptakan keunggulan kompetitif yang dapat mengoptimalkan persaingan (mengejar ketertinggalan), mengalahkan pesaing (membalikan posisi persaingan) atau memperbesar jarak keunggulan.

- Memangkas biaya-biaya yang tidak diperlukan,

- Menciptakan sistem baru yang lebih efektif.

MANAJEMEN KINERJA MODUL 2

1. strategi dan pengaruhnya terhadap struktur organisasi;

Strategi pada gilirannya akan mempengaruhi struktur organisasi dengan penjelasan sebagai berikut:

Strategi menentukan kegiatan-kegiatan organisasional, yang merupakan basis pokok bagi desain organisasi. Sebagai contoh , kegiatan-kegiatan dengan kreativitas dan kebutuhan teknis sangat tinggi, akan membutuhkan desain organisasi yang berbeda.
Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang-orang yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut dan hal ini selanjutnya mempengaruhi struktur yang sesuai.
Strategi menentukan lingkungan spesifikasi dimana organisasi akan beroperasi, ini juga mempengaruhi struktur. Contoh jika perusahaan berada pada lingkungan eksternal yang membutuhkan komunikasi dan hubungan eksternal yang baik maka pada desain organisasi akan ditambahkan divisi / departemen CSR (Corporate Social Responsibility) atau divisi Community Development
Menurut Chandler, perubahan dalam strategi sering membutuhkan perubahan dalam cara menstrukturkan organisasi, karena dua alasan (David, 2005), yaitu :

Struktur menentukan secara luas bagaimana tujuan dan kebijakan akan ditetapkan,
Struktur menentukan secara luas bagaimana cara mengalokasikan sumber daya.
Perubahan dalam strategi akan mengarahkan perubahan dalam struktur. Strategi sebaiknya dirancang dalam rangka memberikan fasilitasi pada pengejaran strategi dari sebuah perusahaan.

2.pentingnya perumusan strategi dan hasilnya

Perumusan strategi merupakan hal penting karena menyusun langkah – langkah yang bertujuan untuk membangun visi serta misi bisnis atau organisasi, menetapkan tujuan strategi serta keuangan yang dimiliki. Dengan begitu kita dapat membuat atau merancang sebuah strategi bisnis yang efektif untuk bisnis kita.

3. pentingnya untuk membagi pekerjaan berdasarkan spesialisasi

Dalam pembagian kerja, spesialisasi pekerjaan merupakan hal yang utama. Manfaat spesialisasi pekerjaan adalah menyebabkan kenaikan produktivitas. Hal ini disebabkan tidak seorangpun yang secara fisik akan mampu melaksanakan seluruh kegiatan dalam tugas-tugas yang paling rumit. Pekerjaan yang paling rumit memerlukan beberapa langkah dan memerlukan pembagian langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh beberapa orang. Pembagian kerja yang dispesialisasikan seperti ini memungkinkan orang mempelajari keterampilan dan menjadi pakar dalam bidang pekerjaan tertentu

SOAL SOAL MANAJEMEN KINERJA MODUL 2

Manajemen kinerja merupakan ...

Select one:
A. Output
B. Umpan Balik IncorrectSalah, jawaban yang benar adalah proses, dimana manajemen kinerja adalah suatu proses manajerial mengenai perencanaan, evaluasi dan penilaian kinerja perangkat organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi.
C. Input
D. Proses
Feedback
Jawaban anda tidak benar.


Tujuan manajemen kinerja adalah untuk meningkatkan ...

Select one:
A. Keefektifan kerja
B. Produktifitas kerja
C. Semangat kerja
D. Efisiensi kerja IncorrectSalah, jawaban yang benar adalah produktifitas kerja, dimana dengan penerapan manajemen kinerja kita dapat mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan selama ini sudah berada pada jalur yang seharusnya. Atau dengan kata lain, manajemen kinerja tidak hanya terkait dengan kinerja karyawan secara individu, tetapi juga kinerja organisasi secara keseluruhan.
Feedback
Jawaban anda tidak benar.


Manajemen kinerja di perusahaan bermanfaat bagi ...

Select one:
A. Manajer, individu, dan organisasi CorrectBetul, karena manajemen kinerja mendukung tujuan menyeluruh organisasi dengan mengaitkan pekerjaan dari setiap pekerja dan manajer pada misi keseluruhan dari unit kerjanya. Seberapa baik kita mengelola kinerja bawahan akan secara langsung mempengaruhi tidak saja  kinerja masing-masing pekerja secara individu dan unit kerjanya, tetapi juga kinerja seluruh organisasi.
B. Manajer, karyawan, dan pemilik
C. Manajer, individu, dan pelanggan
D. Manajer, individu, dan komisaris
Feedback
Jawaban anda benar.


Manajemen kinerja memiliki ...

Select one:
A. Kelebihan dan peluang
B. Kelebihan dan kekurangan
C. Kelebihan dan tantangan
D. Peluang dan tantangan IncorrectSalah, jawaban yang benar adalah kelebihan dan kekurangan, karena buatan manusia tidak ada yang sempurna dan kondisi manajemen akan berubah seiring dengan perkembangan zaman
Feedback
Jawaban anda tidak benar.


Salah satu dasar perancangan sistem manajemen kinerja yang selalu ada menurut para pakar adalah lebih diutamakan menggunakan pendekatan ...

Select one:
A. Kualitatif
B. Kuantitatif
C. Evaluasi IncorrectSalah, jawaban yang benar adalah Kuantitatif, dimana Pendekatan kuantitatif dikenal juga sebagai pendekatan matematis. Di dalam studi manajemen, pendekatan ini menitik beratkan peranan pemakaian data angka, matematika, dan statistik dalam membantu manajemen dalam memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapinya.
D. Produktif
Feedback
Jawaban anda tidak benar.



Variabel juga diukur secara non-finansial, maksudnya adalah ...

Select one:
A. Kultural
B. Ideal
C. Sosial
D. Non-komersial CorrectBenar, dimana variabel non-komersial adalah suatu variabel yang diterapkan oleh orang ataupun organisasi yang tidak memiliki tujuan mendapatkan keuntungan
Feedback
Jawaban anda benar.


Sistem manajemen kinerja yang dirancang memungkinkan untuk dipakai sebagai alat membedakan antarperusahaan sejenis disebut juga ...

Select one:
A. Networking
B. Participating
C. Benchmarking CorrectBetul, dimana Benchmarking adalah suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategis, dimana suatu unit/bagian/organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal.
D. Comparing
Feedback
Jawaban anda benar.


Sistem manajemen kinerja yang dirancang harus dapat ...

Select one:
A. Mengakomodasi sistem operasi perusahaan CorrectBenar, dimana mengakomodasi mempunyai makna menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan
B. Mengorganisasi sistem operasi perusahaan
C. Merekomendasi sistem operasi perusahaan
D. Mengoperasikan sistem operasi perusahaan
Feedback
Jawaban anda benar.


Ruang lingkup manajemen kinerja meliputi ...

Select one:
A. Peluang manajemen kinerja IncorrectSalah, yang benar adalah Tantangan manajemen kinerja (jawaban sudah cukup jelas)
B. Kekuatan manajemen kinerja
C. Tantangan manajemen kinerja
D. Hambatan manajemen kinerja
Feedback
Jawaban anda tidak benar.


Perancangan sistem manajemen kinerja meliputi ...

Select one:
A. Lima tahap
B. Empat tahap IncorrectSalah, jawaban yang benar itu lima tahap (Fondasi, Informasi dasar, Perancangan, Penerapan, Penyegaran)
C. Enam tahap
D. Tiga tahap
Feedback
Jawaban anda tidak benar.

MANAJEMEN KINERJA MODUL 2

PERTANYAAN :
1. Dasar perancangan sistem manajemen kinerja;
2. Tahap-tahap perancangan sistem manajemen kinerja.

JAWABAN :

1.7 KRITERIA MASKELL(1981):
SMK yang dirancang  hendaknya  berkaitan langsung dengan strategi perusahaan.
Variabel sebaiknya diukur menggunakan ukuran nonfinansial
SMK harus fleksibel dan dapat  bervariasi tergantung dari lokasi perusahaan
SMK yang dirancang harus bersifat dinamis, selalu diperbarui seiring perubahan waktu
SMK yang dirancang harus sesederhana mungkin dan mudah dioperasikan
SMK tersebut harus dimungkinkan adanya umpan balik yang cepat bagi operator dan manajer yang bertanggung jawab, agar dapat diambil tindakan segera mungkin untu perbaikan.
SMK yang dirancang harus ditujukan untk proses perbaikan, bukan sekedar untuk pemantauan.

7 kriteria Globerson (1996):
Kriteria kinerja yang akan diukur dalam setiap level organisasi harus berasal dari tujuan perusahaan.
SMK yang dirancang harus memungkinkan untuk digunakan sebagai  alat membandingkan  antar perusahaan sejenis.
Tujuan perancangan SMK harus didefinisikan dengan jelas dari sejak awal
Metode pengumpulan dan pengolahan data yang akan digunakan dalam SMK harus didefinisikan dengan jelas.
Dalam menentukan besaran variabel, penggunaan rasio variabel lebih disukai dibanding penggunaan angka absolut.
Kriteria kinerja yang dirancang harus dibawah kendali unit organisasi yang berhak mengevaluasi.
Kriteria kinerja kuantitatif lebih disukai daripada kualitatif.




2. Tahap Perancangan Sistem Manajemen Kinerja
Perancangan Sistem Manajemen Kinerja dapat dibagi menjadi 4 (empat) tahap seperti:
Tahap 0 : Fondasi
Pemahaman atas pedoman prinsip yang harus dijadikan fondasi bagi rancangan.
Tahap 1 : Informasi dasar
Informasi dasar yang diperlukan sebagai masukan bagi perancangan Sistem Manajemen Kinerja pada dasarnya menyangkut lingkungan usaha yang saat ini sedang digeluti, yang terdiri dari informasi tentang industri, pemerintah dan masyarakat, pasar dan pesaing, serta produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan.
Tahap 2 : Perancangan
Merupakan tahap perancangan Sistem Manajemen Kinerja yang terdiri dari penentuan visi, misi, strategis, dan kerangka kerja yang digunakan.
Tahap 3 : Penerapan
Merupakan tahap penerapan rancangan yang meliputi display yang akan didukung, laporan yang akan dirancang, sosialisasi Sistem Manajemen Kinerja, modifikasi proses jika diperlukan.
Tahap 4 : Penyegaran
Merupakan langkah evaluasi terhadap kemutakhiran Sistem Manajemen Kinerja yang dirancang dengan mempertimbangkan informasi dan perkembangan pengetahuan terkini.